Sebuah Tulisan tentang Blogging Mindset

Hati ini mulai tidak tenang. Rasa gelisah ini muncul dan belum bisa hilang. Apa sebab munculnya kegelisahan ini? Entahlah. Yang saya tahu adalah saya sudah tidak asing dengan kegelisahan ini. Hati nurani seolah-olah berulang kali membaca sebuah kalimat: “aku rindu menulis di blog”. Mungkin inilah jawaban dari pertanyaan di tulisan saya sebelumnya. Lanjut atau pensiun blogging? Sudah pasti lanjut, dong! Tangan ini sudah gatal rasanya ingin menari-nari di atas keyboard untuk merangkai kata-kata 😆

Semangat saya untuk blogging  muncul kembali setelah membaca sebuah tulisan yang bertajuk blogging mindset di blog The Art of Blogging yang berjudul Never, Ever, Ever Give Up. Jangan pernah sekali pun menyerah! Tulisan tersebut memberikan motivasi yang luar biasa untuk semua blogger, terutama para blogger baru dan blogger seperti saya yang sudah mulai surut semangatnya. Tulisan tersebut mengajarkan kita bahwa tidak ada kesuksesan yang bersifat instan. Sebuah tulisan yang bagus dimulai dari sebuah kata, perjalanan ribuan kilometer dimulai dengan satu langkah kecil, bahkan Tembok Besar China dibangun secara bertahap dengan menyusun masing-masing batunya satu per satu. Betul, tidak? 😀

Saya, atau mungkin kita semua, terkadang cepat menyerah karena lupa dengan prinsip dasar di atas. Kita semua menginginkan harta yang berlimpah atau kesuksesan yang besar dalam waktu yang singkat, tetapi kita lupa bahwa itu semua tidak bisa diraih dalam waktu sekejap. Semuanya butuh proses. Kita semua akan menghadapi banyak hal yang menjadi tantangan dan menghalangi jalan kita menuju kesuksesan, tetapi percayalah bahwa kesuksesan tersebut ada di balik tembok tantangan yang sedang ada di hadapan kita. Tidak peduli sejauh apa pun jalannya, kesuksesan menantimu di depan sana. Jadi, jangan pernah menyerah dan keep moving forward 😉

Satu hal lagi yang saya lupakan adalah mensyukuri hal-hal kecil yang didapatkan dalam hidup ini. Saya merasa malu karena terlalu fokus pada tujuan untuk mendapatkan uang lewat blogging. Terima kasih kepada Mas Akhlis yang telah mengingatkan saya tentang satu hal penting, yaitu:

Reward dari blogging itu lebih dari sekedar uang

Saya lupa untuk bersyukur karena masih ada pembaca yang ingin singgah di blog saya yang tampak usang ini, bahkan masih ada yang ingin meninggalkan jejaknya di kolom komentar. Ya, saya hampir melupakannya. Setiap pasang mata yang membaca blog ini lebih berharga nilainya dibandingkan dengan uang sebanyak apa pun, tetapi saya tidak akan menolak jika ada yang memberi saya uang *eh -_-

Sekarang, keputusan saya sudah bulat: saya akan terus menulis dan menjadi seorang narablog! 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s